Gubsu Ingatkan Penebang Liar Segera Insyaf
Gubsu mengingatkan para penebang liar dan para perusak alam secara umum agar segera insyaf karena indikasi kerusakan ekosistem saat ini sudah sangat mengkhawatirkan kelangsungan alam bagi kehidupan generasi umat manusia di masa mendatang.
"Pemerintah khususnya aparat penegak hukum dewasa ini sangat serius dan tidak akan memberi ampun terhadap para perusak alam khususnya penebang liar hutan. Oleh sebab itu, sebelum ditangkap hendaklah para perusak alam segera insyaf," tegas Gubsu dihadapan sekitar 1500 pramuka santri di Bumi Perkemahan Sibolangit Deliserdang, Selasa (23/2) sore.
Saat membuka Perkemahan Pramuka Santri Penggalang dan Penegak se-Sumut 2010, Gubsu mengajak para santri dan keluarga besar Pesantren secara umum ikut membantu pemerintah dengan bahas dan sikap santun secara religius memotivasi masyarakat untuk kembali mencintai alam demi kelangsungan ekosistem yang sangat diperlukan generasi penerus untuk diwariskan secara baik di masa mendatang.
"Sikap kita terhadap alam saat ini sangat mempengaruhi ekosistem ke depan. Kondisi alam sudah sangat mengkhawatirkan. Bayangkan, saat ini di kawasan pegunungan pun sudah terjadi banjir seperti di Bandung. Ini semua peringatan agar kita kembali menjaga dan melestarikan lingkungan hidup," tegasnya.
Penghargaan
Pada kesempatan ini Kapoldasu Irjen Pol Badrodin Haiti selaku Wakil Ketua Mabida Pramuka Sumut memperoleh Penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang disematkan oleh Gubsu sedangkan Wagubsu H Gatot Pujo Nugroho ST yang juga Wakil Ketua Mabida Pramuka Sumut memperoleh Lencana Dharma Bhakti dari Kwartir Nasional Geraka Pramuka.
Hadir pada acara yang berlangsung cukup khitmad meski di tengah guyuan hujan lebat tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Pangkosekhanudnas, Kakwarda Gerakan Pramuka Sumut H Amansyah Nasution, Bupati Deliserdang H Amri Tambunan.
"Saya salut atas ketegaran dan optimis para pramuka santri mampu menggelorakan semangat cinta alam ini," tegas Gubsu pada acara yang juga hadir para pembina pramuka penggalang dan penegak se-Sumut, Kadis Kominfo Sumut H Eddy Syofian MAP dan sejumlah tokoh pemuda lainnya.
Tentang perkemahan ini, Gubsu mengajak segenap pramuka santri terus menggelorakan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka di mana kode kehormatan ini merupakan landasan kode etik dan moral yang harus diterapkan dalam nafas kehidupan gerenasi muda, kapan dan dimanapun ia berada, dengan tidak melihat tempat dan waktu.
"Artinya, sikap dan tingkah laku atau perbuatan segenap generasi muda khususnya pramuka akan tetap berpegang pada janji dan ketentuan moral tersebut yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian segenap anggota pramuka kiprahnya benar-benar menjadi panutan dan teladan di tengah-tengah masyarakat," kata Gubsu. (ir)













