Home
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini9
mod_vvisit_counterKemarin14
mod_vvisit_counterMinggu ini23
mod_vvisit_counterMinggu lalu146
mod_vvisit_counterBulan ini117
mod_vvisit_counterBulan lalu729
mod_vvisit_counterSeluruhnya5584

We have: 3 guests online
IP anda: 38.107.191.95
 , 
Hari ini : 06 Sep, 2010
Kalender 2010
September 2010
MSSRKJS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930 
Hari ini dalam Hijriah
27 Ramadhan 1431 Hijriah
Negara Pengunjung

free counters

Kota Asal Pengunjung

Situs HJMI

OKI Kutuk Kekerasan Sektarian di Nigeria

Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) Prof Ekmeleddin Ihsanoglu menyatakan keprihatinan dan mengutuk aksi kekerasan di Jos, Nigeria, yang menewaskan sejumlah orang dan merusak keharmonisan antar-warga.

Dalam satu pernyataan pers yang disiarkan di Jeddah, Sabtu, Sekjen Ihsanoglu kembali mendesak para pemuka agama di Nigeria untuk mengambil sikap tegas terhadap kelompok garis keras.

Para pemuka agama hendaknya mencegah kelompok garis yang mengeksploitasi agama untuk membenarkan kejahatan mereka dan melanggar nilai-nilai kemanusiaan yang suci, katanya.

Prof Ihsanogolu menyatakan penolakannya atas aksi kekerasan yang mengatasnamakan agama, termasuk Islam, yang senantiasa mengajarkan perdamaian, hidup berdampingan secara damai, kasih sayang dan toleransi.

Sekjen OKI juga menyerukan kepada para pemuka masyarakat di pedesaan dan perkotaan bersatu guna mendorong dialog, toleransi guna hidup berdampingan secara damai dan memecahkan persoalan-persoalan yang mereka hadapi.(*)

 

http://www.antaranews.com/berita/1264249213/oki-kutuk-kekerasan-sektarian-di-nigeria

Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 24 Januari 2010 07:22 )

 

Konflik SARA di Nigeria Tewaskan 364 Umat Muslim

Lagos, (tvOne)

Konflik bernuansa SARA di Kota Jos, Nigeria Tengah belum mereda. Sebaliknya, jumlah korban tewas justru terus bertambah sejak pertikaian pecah Minggu. Juru Bicara "Human Rights Watch", Eric Guttschuss mengatakan, Sabtu (23/1) jumlah korban tewas di pihak Muslim sudah mencapai sedikitnya 364 orang.

"Hingga Jumat (22/1) sudah lebih dari 364 orang warga Muslim tewas di Jos, termasuk sejumlah korban yang ditemukan di sumur-sumur Kuru Karama," katanya mengutip data korban yang dikumpulkan pihak Muslim.

Dari 364 warga Muslim yang tewas dalam konflik, yang sudah berlangsung hampir sepekan itu, sebanyak 187 orang di antaranya dievakuasi ke masjid kota Jos. Berbeda dengan pihak Muslim, Perhimpunan Kristen Nigeria menyebutkan, pihaknya belum mengumpulkan data terkini jumlah korban dari kalangan warga Kristiani. "Semoga mereka melakukannya sebelum berakhir akhir pekan," katanya.

Seiring dengan bertambahnya jumlah korban pertikaian SARA ini, Wakil Presiden Goodluck Jonathan telah pun memerintahkan pengiriman tentara ke Nigeria Tengah. Penasehat Keamanan Nasional Nigeria, Sarki Mukthar mengatakan, tentara bersama polisi sedang menuju Jos untuk memulihkan keamanan di pusat kota. Wapres Jonathan juga memerintahkan para komandan keamanan, agar segera bergerak ke kota Jos guna menilai situasi. (Ant)

 

http://www.tvone.co.id/berita/view/32045/2010/01/24/konflik_sara_di_nigeria_tewaskan_364_umat_muslim

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 25 Januari 2010 08:56 )

 
Artikel yang lain...

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Survey Hjmi
Info Hjmi anda peroleh melalui ?
 
Sekilas Info Nusantara
Berita Peristiwa Terkini dari ANTARA News
  • BMKG: Perairan Sulbar Aman Untuk Pemudik
    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gelombang laut di Perairan Sulbar aman bagi pelayaran khususnya bagi penumpang yang akan melakukan mudik lebaran 1431 hijriah dengan menggunakan jasa angkutan laut.
  • LMB Karimun Sesalkan Provokasi Menentang Malaysia
    Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bintan 13 Agustus 2010.
  • Gubernur Imbau RSUD Prioritaskan Korban Lebaran
    Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengimbau para medis di rumah sakit umum, Pukesmas atau petugas pada sarana kesehatan lain, agar memprioritaskan penanganan korban Lebaran ketimbang kelengkapan administrasi.
  • Jadikan Ramadhan Daya Dorong Toleransi Bangun NTT Baru
    Bulan suci Ramadhan 1431 Hijriah yang segera akan berakhir kiranya menjadi daya dorong bagi seluruh umat beragama di tanah air, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk semakin memupuk sikap toleransi antarumat beragama.